Assalamu’alaikum wr.wb
Saya adalah seorang pemuda berumur sekitar 20 tahun. Sejak kecil saya tidak mendapatkan pengajaran tentang Islam dari orang tua saya. Tapi alhamdulillah saya
tidak terjerumus ke dalam pergaulan yang salah walaupun sebagian besar teman saya dari kalangan yang urakan. Beberapa waktu yang lalu saya merasa harus memperbaiki diri. Saya mulai belajar shalat dan membaca Al Quran dan berusaha mempelajari Islam. Terlambatkah saya bertaubat dengan usia saya yang sudah hampir berkepala dua?
Nama: Budi Waluyo- sdmkbm@yahoo.co.id
Jawab:
Kalau anda dapat anugerah dan ampunan Allah, pasti anda betaubat. Kuatkan cita-citamu semampang masih muda. Anda harus bisa jadi tokohnya Allah, jangan jadi tokohnya dunia, tokohnya makhluk, tokohnya publik. Belajarlah agama dengan tekun dan penghayatan yang luhur. Tapi anda pun juga harus belajar menahan emosi dan nafsu anda.
Jika anda bisa menjaga hati anda dengan dzikrullah terus menerus, maka hati anda benar-benar masjidnya Allah. Itulah yang disebut Nabi, “Seorang pemuda yang hatinya bergantung pada masjid.” Maksudnya seorang pemuda yang hatinya terus berdzikir



