Assalamu’alaikum wr.wb
Ustadz..saya adalah insan yang memang sering kehilangan jalan kehilangan kendali gamapng tersenyum jika maslah dunia sudah terpenuhi..suatu saat saya
membaca coretan dibuku rekan kerja saya yang bertuliskan..Syaekh Abdul Qadir Jilany Bertanya Kepada Muridnya “ Apa Yang Paling Ringan Didunia Ini? Beberapa Muridnya Menjawab Kapas,udara Dll..beliau Menjawab “Semua Benar, Tapi Yang Paling Ringan Adalah Meninggalkan Sholat’
Hanya demi dunia hanya demi kerjaan kita rela meninggalkan sholat..saya sering berbuat seperti itu bahkan saya kehilangan kenikmatan berdoa memohon kepada Tuhan saya..
Saya bekerja di ritel ada 2 shift pekerjaan kami memang banyak..
Masalahnya saya takut menjadi orang yang tidak beruntung..
Apa yang harus saya lakukan?
Wassalamu’alaikumsalam wr.wb
Elvis Luqman Hakim – elvis_luckman@yahoo.com
Jawab:
Anda harus bisa bagi waktu. Jangan sampai pekerjaan anda membuat andai lalai pada Allah, “Janganlah bisnis jual beli membuat anda alpa pada Allah,” demikian Allah memperingatkan kita semua.
Coba simak artikel-artikel di dalam majalah Cahaya Sufi ini, semuanya mengingatkan agar kita menuju kepada Allah, dunia dan pekerjaan dalam rangka menunjang hubungan kita dengan Allah, bukan sebaliknya beribadah agar pekerjaan kita lancar dan beres. Itu namanya beribadah demi usaha dunia, bukan demi Lillah.
Jika anda tergolong orang seperti itu, maka anda harus mencabut pandangan anda tentang dunia, tentang kerja dan tentang ibadah. Ditata ulang dari awal, agar hati anda tidak konflik terus menerus.
Bagaimana menatanya? Mulailah dengan nawaitu dan tekad yang kuat, apa pun yang anda lakukan dalam rangka meraih ridlo dan menuju Allah Ta’ala. Dunia ini ibarat kendaraan. Jika anda terpesona pada kendaraannya, bukan pada tujuan kemana anda pergi, maka anda tidak akan pernah sampai tujuan.



