Seseorang Beserta Orang Yang Dicintai

Harus dibaca juga..

Dalam riwayat, Allah swt memberi wahyu kepada Nabi Dawud as,: “Ingatlah, siapa yang mengenalKu, berarti menghendakiKu dan mencariKu. Siapa yang mencariKu akan bertemu denganKu. Siapa yang bertemu denganKu, pasti tidak akan pernah memilih kekasih selain DiriKu.”

Syeikh Abu Bakr al-Wasithy  ra, mengatakan, “Siapa mengenal Allah ia mencintai Allah. Siapa mencintai Allah ia taat kepada Allah. Siapa yang taat kepada Allah segala sesuatu selain Allah akan terputus darinya.”

Siapa yang terhalang ma’rifat, akan terhalang manisnya taat. Siapa yang terhalang manisnya taat, terhalang bermesraan dalam khalwat (sunyi). Maka ia tak akan menemukan pandangan terhadap anugerah dalam beribadah, dan tidak mengenal kekuasaan Allah secara hakiki, hingga dalam berbagai situasi ia terkalahkan, lalu gugurlah dalam menjaga istiqomahnya Rahasia bersama Allah Ta’ala.

Syeikh Husuf al-Asbath  ra, mengatakan:

  • Siapa yang mengenal Allah, sedang dalam qalbunya ada hasrat selain Allah, berarti tak pernah sujud yang sejati kepada Allah.
  • Siapa yang mengenal Allah, sedang ia tidak merasa cukup bersama Allah, maka Allah tidak pernah mencukupinya.
  • Siapa yang berkata, “Allah” namun dalam hatinya masih tersisa selain Allah, sesungguhnya ia tidak pernah berkata “Allah”.
  • Memang, siapa yang takut kepada Allah dalam segala hal, maka Allah memberikan rasa aman dari ancaman segala hal.
  • Siapa yang bahagia dengan Tuhannya, maka segala hal selain diriNya tak membuatnya gentar.
  • Siapa yang mencari kemuliaan kepada Yang Empunya Sifat Mulia, maka ia pun jadi mulia.
  • Siapa yang mencari kemuliaan selain DiriNya, maka tak ada kebanggaan dan tak ada kemuliaan yang didapatinya.
  • Siapa yang putus dari sebab akibat dunia yang bisa menyibukkan dari Allah swt, maka ia akan bertemu dengan segala kesibukan yang menyambungkan dirinya pada Allah swt.
  • Siapa yang meninggalkan ikatan ketergantungan pada makhluk, ia akan bahagia dalam seluruh waktunya.
  • Siapa yang merasakan manisnya dzikir pada Tuhannya, ia akan bosan mengingat selain Allah.
  • Siapa yang menyembunyikan rahasia hatinya, akan muncul rahasia-rahasia tersembunyi padanya.
  • Siapa yang menjadikan hasratnya adalah Satu hasrat kepadaNya, maka Allah mencukupi seluruh hasratnya.
  • Siapa yang mencari ridlo Tuhannya, ia tak akan pernah peduli dengan kebencian selain Allah.
  • Siapa yang merasa cukup puas dengan maqom (posisi ruhani)nya, ia malah terhijab dari apa yang di depannya (maqom lebih tinggi).
  • Siapa yang dekat kepada Allah, maka segala hal selain Allah terasa asing.
  • Siapa yang menghendaki kemuliaan dunia akhirat, hendaknya ia memutuskan diri hanya kepada Sang Pemilik dunia akhirat.
  • Siapa yang meninggalkan kebaikan menjaga diri, ia akan terpeleset dari jalan hidayah.
  • Siapa yang hendak minum dari Cinta Allah satu tegukan, hendaknya ia juga minum  dengan memuntahkan segala hal selain Allah.
  • Siapa yang mesra bahagia dengan selain Allah, segalanya membuatnya jadi gentar.
  • Siapa yang hatinya tenteram pada selain Allah, maka ia tak dapat apa pun dari Allah swt.

Rasulullah saw, bersabda, “Siapa yang ketika dinihari hasratnya sudah tertuju  pada selain Allah, maka ia tak akan dapat apa-apa.”

Dalam sebagian Kitab-kitab Allah swt berfirman:
“Siapa yang mengehendaki Kami, maka Kami menghendakinya. Siapa yang menghendaki  anugerah Kami maka Kami memberikannya.

Siapa yang mencintai Kami, Kami mencintainya. Siapa merasa cukup pemberian dari Kami, maka Kami  memberikan hanya padanya dan apa pun anugerah Kami. 

Ingatlah  siapa yang mencariKu pasti bertemu denganKu, dan siapa yang mencari selain DiriKu, ia tak pernah menjumpaiKu.”

Dikatakan dalam KitabNya pula:

  • Siapa yang mencariKu dengan taubatnya, ia mendapatkanKu dengan MaghfirahKu.
  • Siapa yang mendapatkanKu dengan syukurnya atas nikmatKu, ia mendapatkanKu dengan tambahnya nikmat.
  • Siapa yang mencariKu melalui doa, ia dapatkan Diriku melalui Ijabah.
  • Siapa yang mencariKu dengan rasa pasrah diri kepadaKu, ia dapati DiriKu dengan Kecukupan dariKu.
  • Siapa yang mencariku dengan Kedekatan padaKu, ia jumpai Aku dengan kemesraan bahagia.
  • Siapa yang mencariKu dengan Cinta, ia dapatkan DiriKu dengan WushulKu.
  • Siapa yang mencariKu dengan penuh kerinduannya, ia dapatkan Aku dengan Perjumpaan dan melihat kepadaKu.

Next Post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Top Stories

ADVERTISEMENT