Bakhil dan Cinta Harta

Kriteria Bakhil
Anda ingin mengetahui kriteria bakhil, sebab terkadang seseorang ragu-ragu apakah ia bakhil atau tidak. Dan banyak perbedaan soal kriteria ini.
Ketauhilah, batasan bakhil adalah mencegah kewajiban (harta) yang digariskan syariat atau menurut harga diri (muru’ah). Anda jangan menduga, orang yang telah menyerahkan harta pada istri dan kerabatnya sesuai dengan kewajiban yang digariskan seorang hakim, namun setelah itu ada kekurangan dalam sesuap makanan bukan tergolong bakhil walaupun hal demikian sesuai dengan syariat.

Harus dibaca juga..

Arti syariat dalam konteks ini adalah memutuskan pengaduan orang-orang bakhil dengan
ukuran menurut kekuatan si bakhil.

Karena itu Allah swt. berfirman:
“Jika Dia meminta harta kepadamu lalu mendesak kamu (supaya memberikan semuanya) niscaya kamu akan kikir.” (Q.s. Muhammad: 37).

Seharusnya tidak sekadar pertimbangan syara’, namun juga harga diri dan menepis pembicaraan yang kotor. Tentunya menurut kadar masing-masing pribadi dan situasi.Orang yang punya harta, dan dengan hartanya itu ia bisa mencegah caci-maki seorang penyair, tetapi ia tidak melakukannya, bisa tergolong bakhil. Walaupun sebenarnya tidak wajib secara syar’i.

Rasul saw. bersabda, “Sesuatu yang bisa menjaga harga diri seseorang, baginya adalah sedekah.”
Sebenarnya harta itu diciptakan untuk disimpan, namun juga distribusinya mengandung kegunaan. Kegunaan harta yang diberikan, lebih besar ketimbang disimpan. Kalau ia merasa berat memberikan uangnya berarti termasuk bakhil, yang cinta harta. Padahal harta itu tidak ada gunanya untuk disenangi. Maka seharusnya diberikan pada kegunaan yang lebih bermanfaat.

Menjaga harga diri itu lebih utama daripada berfoya-foya dengan makanan. Sedangkan cinta harta dan bakhil, bila dengan sikapnya yang membodohi sariguna harta, berarti lebih bakhil lagi. Hal yang sama jika ia merasa sulit memberikan hartanya, walaupun dengan terpaksa.

Ia baru terbebas dari kebakhilan bila pemberian hartanya layak, sesuai dengan akal sehat dan syariat. Sedangkan derajat orang yang dermawan, adalah bila ia memberikan hartanya melebihi kewajiban syariat dan harga diri.

Terapinya
Barangkali Anda ingin mengetahui terapi yang dapat dilakukan untuk mengobati penyakit bakhil tersebut. Perlu diketahui, bahwa sesungguhnya penyakit bakhil itu hanya dapat diberantas melalui dua cara: secara ilmiah dan amaliah.

Secara ilmiah Anda harus menyadari bahwa:

  1. Sifat bakhil itu dapat membawa kehinaan di dunia dan kebinasaan di akhirat kelak. Harta itu bagaimanapun banyaknya  tidak akan menyertai dan tidak pula kita bawa hingga ke liang kubur.
  2. Harta adalah milik Allah swt. yang dilimpahkan-Nya kepada diri kita agar dipergunakan pada Jalur-jalur agama-Nya yang paling prinsip dan fungsional.
  3. Menahan harta karena ingin berfoya-foya dengannya, merupakan tabiat binatang dan nilainya hanya sementara. Sedangkan menginfakkannya dijalan Allah, merupakan perangai yang bijak dan Pahalanya akan abadi dan berlipat ganda.
  4. Dan bila harta itu tidak diinfakkan dengan maksud untuk diwariskan kepada anak-cucu, seakan-akan kita meninggalkan kekayaan kepada mereka dan, sementara kita sendiri menghadap Allah swt. dengan membawa kejahatan.

Ini benar-benar bodoh. Bagaimana tidak, seandainya anaknya kelak rnenjadi anak saleh, pasti Allah swt. mencukupi rezekinya. Namun apabila anaknya fasik, pasti harta itu digunakan untuk kemaksiatan. Justru harta warisan itu menjadi peluang bagi perbuatan maksiatnya. Orangtua tersebut malah menderita, sementara yang lain menikmatinya.

Adapun secara amaliah, maka perlu menempuh dua cara

  1. Untuk sementara waktu tidaklah mengapa bila pertama kali merasa tergiur olehpopularitas dan membayangkan mendapatkan balasan lebih banyak, sehingga dapat memotivasi diri untuk senang berinfak.
  2. Dengan senantiasa mendisiplinkan diri untuk rajin berinfak, sehingga akhirnya menjadi lapang dan terbiasa.
Next Post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Top Stories

ADVERTISEMENT

Login to your account below

Fill the forms bellow to register

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.