Assalamu’alaikum Wr. Wb
Kiyai Luqman yang mulia, saya sering untuk diminta mengisi pengajian atau ceramah dikampung-kampung, terkadang dihati kecil ingin sekali menyampaikan materi yang berhubungan dengan dunia sufi, seperti kiat-kiat shalat khusu’ dengan melafadzkan Allah Allah dihati, tentang sabar, tobat, dzikir, dll ditinjau dari dunia sufi, tapi saya sendiri belum mampu mengamalkan secara baik. Bolehkan saya menyampaikan hal yang dimaksud diatas.
Satu hal lagi setiap malam jum’at saya selalu memimpin jama’ah (tapi tidak banyak) untuk yasinan dan tahlilan bersama, apakah boleh saya mengajarkan mereka tentang cara melafadzkan kalimah Thoyyibah seperti adab berdzikir part 1 & 2 dimajalah cahaya sufi, dan mempraktekkannya seperti bacaan kalimat Thoyyibah di PETA.
Untuk sekedar info saya dari Kepulauan Riau, santri Pondok PETA dari tahun 2004 belum bai’at dan sulit istiqomah, mohon didoakan bisa istiqomah dan bisa bai’at terimakasih kiyai
Wasalamu’alaikum Wr. Wb
yogi – yogibiasa@xxxx.com
Jawab:
Silakan anda mengajarkan pandangan-pandangan Ulama TaSawuf, nilai-nilai TaSawuf dan mengajak mereka untuk dzikrullah Ismudz Dzat, walau pun anda belum bisa menjalani sepenuhnya.
Namun untuk mempraktekkan Kalimah Thoyyibah dalam Thariqat PETA, anda sebaiknya mengamalkan dulu, menjalani dulu Thariqat seperti yang di PETA, semoga dalam waktu dekat anda bisa berbaiat.



