Assalamu’alaikum Wr. Wb
Pak, Saya mau tanya, mana yang harus di hindarkan nafsu beribadah atau nafsu marah?
Mohon jawabannya, terimakasih.
Wasalamu’alaikum Wr. Wb
Hamba Allah (+628565960xxxx)
Jawab:
Dua-duanya dihindari. Jangan ada maksiat dibalik ibadah. Lebih baik ada cahaya dibalik maksiat, manakala maksiat anda menumbuhkan remuk redam jiwamu di hadapan Allah Swt, daripada merasa mulia dibalik amal ibadah. Tetapi beribadahlah, jangan menunggu ikhlas dan khusyu’. Thou’an aw karha (dengan patuh atau terpaksa) datanglah kepada Allah Ta’ala.
Marah itu, awalnya gila, akhirnya pasti menyesal. Karena itu biasakan melupakan kebaikan dan ibadah yang sudah anda lakukan. Jangan timbang ibadah anda dengan suasana hati anda, juga selera anda, apalagi menurut kepentingan makhluk. Nanti anda malah terjebak pada riya’ yang hina.



