Assalamu’alaikum wr. wb.
Kepada redaksi Cahaya Sufi, saya dari Bandung, saya mau bertanya, bagaimana menyikapi pembid’ah besar yang menurut saya begitu. Yang menurutnya paling Islami paling mengikuti Rosul dengan hadist yang sohih tapi sisi lain mem-bid’ahkan, katanya sholat gak pake niat/usholi … dst. Shalat gak qunut, bahkan dengan arogannya menjelaskan dari seorang penanya, katanya jangan salahkan saya, ini lo hadist yang menjelaskan …. Secara tidak langsung menyalahkan Rasul. Mendengar itu saya sangat miris sekali. Bagaimana tidak seorang kyai yang tau dan paham agama menjelaskan seperti itu bukan dengan kearifan dan bijak, dan asal tau, kepada redaksi, dialog islam-islam ini saya dengar dari radio jadwal siarannya tiap hari lagi …. Mohon kepada redaksi bagaimana menyikapi perbedaan ini. Hatur nuhun
Wassalamualaikum wr. wb.
n/n – 08211676xxxx
JAWAB:
Yah, nggak usah bingung dan nggak usah risau. Karena mereka baru kenal kulitnya Islam, ya seperti itu. Memang Allah belum membuka pintu hidayahNya pada mereka. Gimana lagi? Didoakan saja dan dimohonkan ampunan pada Allah dosa-dosanya



