Mohon kebenarannya dibuktikan dengan dalil-dalil yang merujuk kepada ajaran Nabi Muhammad SAW dan para sahabatnya bukan dari khayalan dan imajinasi para kaum kontemplator.
Solehuddin Abu Azzam – aboe.azzam@xxxx.co.id
Kalau anda membaca tafsir Al-Qur’an, ulasan mengenai Sunnah Nabi, anda pasti memahami soal hirarki itu. Banyak orang yang terjebak oleh dalil (maksudnya ada tidaknya dalil dalam Qur’an maupun Sunnah), lalu begitu mudah membid’ahkan, menafikan, dan menganggap tidak sesuai dengan ajaran Islam.
Padahal kalau mengenal Al-Qur’an dan hadits tidak hanya pada wujud harfiyahnya, ia akan mengenal hakikat dan instisarinya. Apakah salah jika seseorang menegaskan bahwa minyak kelapa itu adalah sarinya kelapa, walaupun ketika masih menjadi atau berbentuk buah kelapa tidak tampak minyaknya? Perlukah minyak kelapa itu dikembalikan jadi buah kelapa untuk membuktikan bahwa itu sarinya kelapa?
Semua apa yang dikatakan dan disepakati oleh para Sufi besar dalam kitab-kitabnya tetap berdasarkan Al-Qur’an dan Sunnah Nabi, kelak kalau anda sudah mengenal sarinya Al-Qur’an dan Sunnah, Insya Allah anda tidak akan menggugat lagi.



