Kaos “Pucak Dzikir…”

S. Assalamu’alaikum Wr. Wb
Pak Ustadz, Maaf sebelumnya kalau saya kurang sopan, saya mau tanya saja tentang maksud tulisan di kaos majalah cahaya sufi yang berjudul “PUNCAK DZIKIR bukan menangis bukan tentram bukan kenikmatan “ karena ada teman yang nanya waktu saya memakai kaos tersebut, saya mohon jawabannya secepatnya.
Terimakasih sebelumnya. Wasalamu’alaikum Wr. Wb
Hamba Allah – Karawang (+628571490****)

Harus dibaca juga..

J. Maknanya agar mengingatkan kita, bahwa dzikrullah itu adalah menghadap kepada Al-Madzkur (Allah yang kita dzikiri), bukan menghadap pada suasana nikmat, suasana tenteram atau suasana tersedu. Bahwa dalam menghadap itu anda meraih rasa tentram, haru, menangis, itu bukanlah sebagai puncak dzikir anda. Namun anugerah yang diberikan oleh Allah kepada anda. Tetapi jangan sampai terpesona, alpa dan tenggelam dalam kenikmatannya, hingga lupa pada siapa yang ada di hadapan anda.

Orang yang berdzikir, menangis dalam dzikir, memang sebagai proses belaka atas penyadaran diri. Tetapi jangan sampai merasa sampai ke puncak tujuan. Nanti anda malah bangga dengan menangis dan bangga dengan tenteram. Akhirnya jauh dari tujuan utama dzikrullah.

Next Post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Top Stories

ADVERTISEMENT

Login to your account below

Fill the forms bellow to register

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.