Bapak KH. Luqman Hakim saya mau bertanya tentang difinisi ghibah itu apa ? mengingat sudah menjadi kebiasaan setiap bertemu atau berkumpul bahan pembicaraannya adalah orang. Seseorang akan sakit atau tersinggung kalau kebaikannya dibicarakan, apakah hal ini (membicarakan kabaikan orang) juga termasuk kategori ghibah? Wasalamu’alaikum Wr. Wb
Nin Muttaqin
anannaxxx@gmail.com
Jawab:
Ghibah itu artinya menggunjing, membicarakan seseorang, yang orang tersebut tidak ikut hadir. Yahya bin Mu’adz ra, menegaskan: ”Jadikan keuntungan seorang Muslim terhadap dirimu dalam tiga hal: Jika engkau tidak bisa membantunya, janganlah engkau mengganggunya. Jika engkau tidak bisa memberi kegembiraan, janganlah engkau membuatnya sedih. Jika engkau tidak bisa memujinya, maka janganlah mencari-cari kesalahannya.”
Coba renungkan kata-kata mutiara di atas. Membicarakan kebaikan orang manakala orang itu tidak suka, (dan pasti ada alasannya), bisa membuat ia sedih, dan itu membuat anda sangat tidak beruntung secara spiritual. Jika sudah tahu ia tidak suka dipuji-puji ya jangan lakukan itu.
Sufyan ats-Tsaury mengatakan ketika ditanya tentang sabda Nabi saw, ”Sesungguhnya Allah membenci keluarga pemakan daging manusia” (HR Baihaqi), lalu Sufyan berkomentar, ”Yang dimaksud disini adalah orang-orang yang menggunjing, mereka adalah pemakan daging manusia.”
Jadi penggunjing itu adalah Kanibalis (alias pemangsa sesama), dan banyak sekali hadits menjelaskan tentang bahaya menggunjing, dimana orang yang kita gunjing mengambil seluruh kebaikan kita.



