Assalamu’alikum Wr.Wb.
Saya sudah 20 tahun belajar tasawuf dengan cara individu karena selain ada pendapat yang wajib dengan bimbingan mursyid ada pula yang berpendapat bahwa Allah yang akan menjadi mursyidnya (memberikan petunjuk) disamping saya takut keliru memilih mursyid yang tidak kamil mukammil dan akhirnya merugikan saya sendiri.
Maka oleh karena itu saya mohon petunjuk siapa mursyid yang menurut bapak sudah berderajat Kamil Mukammil di daerah Samarinda.
Wassalamu’alaikum Wr. Wb
lutfihelmys@yahoo.co
Jawab:
Hakikat Sang Pemberi Petunjuk itu memang Allah Ta’ala. Namun saking cinta dan kasihNya, kepada manusia, Allah swt, memberi pendidikan hirarkis melalui makhluk, sehingga ada Nabi, ada Rasul, ada para Auliya’ dan Ulama. “Allah sungguh-sungguh memuliakan manusia…” demikian dalam firmanNya.
Jadi keliru kalau kita tidak memerlukan mursyid dengan menegaskan mursyidnya adalah Allah swt. Itu bentuk kesombongan ruhani yang malah membuatnya bisa tersesat. Bagaimana ia bertemu Allah, sedangkan ia belum kenal Allah swt, bagaimana pula ia bermursyid kepada Allah Ta’ala?
Rasulullah saw, yang paling tinggi derajatnya diantara para makhluk saja masih bermursyid kepada malaikat Jibril as, dan para sahabat juga bermursyid kepada Nabi saw.
Banyak petualang spiritual melakukan lelaku tanpa mursyid, akhirnya merasa sudah ma’rifat, sudah hakikat, merasa sudah wushul. Rupanya bukan wushul kepada Allah tetapi kepada syetan.
Kemursyidan itu tidak ada hubungannya dengan wilayah geografis, karena itu mohonlah petunjuk kepada Allah Ta’ala, agar anda dikenalkan kepada Mursyid yang kamil Mukammil, atau khalifahnya.



