Assalamu’alaikum Wr. Wb
Bapak Kyai Luqman yang saya ta’dzimi. Alhamdulillah kami sudah baiat, kami mohon penjelasan maksud tulisan didinding pondok PETA, “DI SINI TIDAK ADA PENYESALAN, YANG ADA CINTA KEPADA ALLAH & RASULNYA, DISAMPING MENGERTI HAKNYA SEBAGAI HAMBA & HAKNYA TERHADAP SESAMA”. Yang dimaksud “Disini tidak ada penyesalan” dan mohon petunjuk adab hati atau niat yang terbesit dalam hati ketika membaca aurod syadziliyah (ketika membaca Istighfar, Sholawat, Tahlil) dan hizb bahr. Terimakasih
Wasalamu’alaikum Wr. Wb
anannajwa@xxxxx.com
Jawab:
Tulisan itu adalah peringatan bagi siapa pun ummat Islam. Bahwa “di sini” maksudnya di dunia ini, tidak ada orang yang menyesal dengan sebenarnya. Sebab setelah menyesal diulangi lagi dosa-dosanya. “Menyesal” itu hanya ada di akhirat, nanti semuanya akan merasa menyesal atas hilangnya waktu yang sia-sia, ketololan dan kebodohan kita, kesertaan nafsu kita yang dominan pada kita, dan ribuan penyesalan kelak di akhirat.
Kalau manusia benar-benar menyesal di dunia, semuanya akan masuk syurga. Kenyataannya “di sini” di dunia ini malah sebaliknya.
Kalau menggunakan mafhum mukholafah, pemahaman terbalik, bunyinya bisa begini, “Di akhirat nanti semuanya akan menyesal, kecuali hamba yang mencintai Allah dan RasulNya, disamping mengerti haknya sebagai hamba dan haknya terhadap sesama.”
Jadi kalimat itu tidak berhubungan dengan prosesi wirid anda, kecuali bahwa ketika anda wirid benar-benar Lillahi Ta’ala, dan kelak anda akan meraih cintaNya dan mencintaiNya serta cinta RasulNya dan mencintai RasulNya.



