Assalamu’alaikum Wr. Wb
Terimakasih sudah mau membaca surat ini. Saya mau bertanya kepada Syaikh. Bagaimana caranya biar kita selalu terhindar dari maksiat. Kemudian saya pingin tahu apa pengertian dari wushul ? Dan bagaimana caranya untuk bisa wushul ? Saat ini saya sudah masuk thoriqoh Alawiyyah.
Atas segala perhatian dan jawabannya saya sampaikan terimakasih.
Wasalamu’alaikum Wr. Wb
M. Sayaukron – ayaukronafxxx@yahoo.co.id
Jawab:
Anda bisa terhindar dari maksiat manakala mendapatkan pertolongan Allah swt, jika tidak, dengan usaha dan mengandalkan diri sendiri anda tidak akan pernah keluar dari kemelut maksiat. Karena itu anda harus berdoa agar dikeluarkan dari lembah maksiat, sebab, hanya inyahanya Allah swt yang bisa mendukung seluruh keinginan anda.
Selebihnya anda pun harus ingat ketika anda maksiat, berarti Asma Allah Al-Mudzillu (Yang Maha Menghina) dan Sayaadidul ‘Iqob (Yang Maha Menyiksa) sedang tampil di hadapan anda.
Apabila Allah swt hendak menghina hambaNya maka pintu-pintu hawa nafsu hamba itu dibuka, dan pintu-pintu taatnya ditutup. Anda mau begitu?
Wushul anda adalah kesinambungan anda untuk mengenal Allah. Sehingga begitu anda wushul kepadaNya, jiwa anda tidak berpaling sama sekali dariNya, maka segalanya dariNya, bersamaNya, hanya bagiNya, dan menuju padaNya.
Wushul bukan berarti sambung antara dzat diri anda dengan DzatNya. Itu mustahil!
Anda pun bisa wushul karena kekuatan dariNya, bukan karena kekuatan darimu. Selama anda merasa mampu wushul, justru selama itu pula anda tidak pernah wushul.



