Assalammu’alaikum,
Saudara Majalah Cahaya Sufi, Mengapa ada artikel majalah Cahaya Sufi membaca dzikir Allah Allah dalam hati ketika sholat, bukankah itu bid’ah. Apa memang pada hakikatnya Nabi dalam sholatnya mengucap dzikir Allah Allah dalam hati (Walau tidak ada dalil yg mengatakan secara jelas tentang demikian).
firewall.utsman@gmail.com
Bid’ah bagaimana? Jangan-jangan anda tidak tahu yang sebenarnya dimaksud dengan bid’ah itu? Bukankah di Al-Qur’an menjelaskan, “Tegakkan sholat untuk dzikir kepadaKu.” Dan “Niscaya dzikir Allah, adalah yang terbesar”. Jelas sekali kan dalilnya?
Banyak orang sebegitu mudah membid’ahkan ini dan itu, padahal sangat-sangat sunnah, hanya gara-gara mendapatkan pengetahuan tentang “kebid’ahan” sebegitu dangkal.
Karena itu belajar agama itu pada Ulama yang benar, yang sholeh yang benar-benar mengenal dan faham agama (tafaqquh fiddiin). Banyak ustadz fasih membaca dalil, dan yang dibaca benar, tapi mengartikan dan meletakkan dalil itu yang tidak proporsional, akhirnya malah menzalimi dalil itu sendiri. Na’udzubillah.



