Kewaspadaan Kaum ‘Arifin

Hari Ahad Pagi tanggal 20 Sya’ban tahun 545 H, di Pesantrennya

Harus dibaca juga..

Sesuatu yang paling dahsyat untuk diwaspadai oleh orang yang ma’rifat kepada Allah Azza wa-Jallaadalah: berbincang dengan makhluk dan duduk-duduk

 

dengan mereka, karena itu ada seribu orang yang arif Billah hanya satu yang berbicara, hanya saja ia sangat butuh kekuatan para Nabi as. Bagaimana ia tidak membutuhkan kekuatanpara Nabi, padahal ia harus berada di tengah pluraluitas manusia, berbaur dengan orang yang berakal sehat dan orang yang tidak menggunakan akal sehatnya, berada diantara orang munafik dan orang mu’min.

Maka ia berada dalam suasana yang ekstrim sekali, harus bersabar terhadap hal-hal yang tidak ia sukai, yang padaa saat yang sama ia harus berperan sebagai penolongnya, karena ia harus melaksanakan perintah dari Allah Azza wa-Jalla dalam berbicara pada publik. Ia tidak boleh bicara menurut dirinya, menurut hawa nafsunya dan pilihannya serta kehendaknya sendiri. Ia tak berdaya untuk bicara seperti itu, apalagi menjaganya.

Karena itu bila anda ingin ma’rifat kepada Allah Azza wa-Jalla, anda harus menggugurkan makhluk dari dalam hati anda, sampai tak ada unsur manfaat dan bahaya yang tumbuh dari makhluk dalam hati anda. Sebab anda tidak bisa mengenalnya kecuali memang harus melakukan semua itu.

Ingatlah! Dunia boleh ditangan, boleh di saku baju, boleh digunakan untuk kepentingan kebaikan, tetapi dunia tidak boleh masuk di dalam qalbu. Di luar pintu hati silakan, tetapi dilarang masuk dibalik pintu. Jangan, karena sama sekali tidak ada kemuliaan bagimu. Bila sang hamba bisa fana’ dari dunia seperti itu, seakan-akan dunia tidak ada, dan batinnya tidak berubah sama sekali ketika bencana tiba, ia akan mampu menjalankan perintahnya Allah Azza wa-Jalla. Ia pun mampu menjauhi laranganNya. Sama sekali tidak berhasrat pada sesuatu atau pun berambisi pada suatu hal,  untuk dimasukkan dalam hatinya.

Namun begitukah anda? Hai orang yang mengkhianati ilmu dan amal? Hai orang-orang yang menjadi musuh Allah dan rasulNya, wahai orang yang menghalangi hamba-hamba Allah azza wa-Jalla. Anda semua ini berada dalam kegelapan kemunafikan yang nyata. Sampai kapan wahai para Ulama dan para ahli zuhud, kemunafikan ini berakhir?

Berapa kali kalian memanfaatkan kemunafikan di hadapan raja-raja dan penguasa, lalu anda bisa mendapatkan benteng duniawi, kesenangan dan kenikmatannya? Sedangkan kalian dan mayoritas penguasa hari ini berada dalam kegelapan pengkhianatan terhadap harta Allah Azza wa-Jalla yang diperuntukkan bagi hambaNya.

Ya Allah, hancurkan kekuatan orang-orang munafiq, hinakan mereka, atau terimalah taubat mereka, hancurkan kedzalimannya, dan bersihkan muka bumi dari mereka, jadikanlah mereka orang yang baik. Amin.

Wahai para raja, para penguasa, dan wahai orang yang dzalim, wahai orang yang adil, wahai orang munafiq, wahai pemburu dunia sesaat dan akhirat hingga abadi, berpisahlah jiwamu dari segala hal selain Allah swt melalui mujahadah dan zuhudmu. Bersihkan hatimu dari selain Tuhanmu azza wa-Jalla. Hati-hatilah jangan sampai anda digiring oleh sesuatu, ditahan oleh sesuatu yang membuatmu berhenti menuju Tuhanmu Azza wa-Jalla.

 

Next Post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Top Stories

ADVERTISEMENT

Login to your account below

Fill the forms bellow to register

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.