Assalamu’alaikum Wr. Wb
Saya ingin sekali bertemu kakek saya yang sudah almarhum tahun 1952. Bagaimana caranya bisa bertemu dengan beliau?
Saya juga ada masalah, bagaimana cara menghilangkan perasaan suka terhadap suami orang? Apalagi saya harus selalu berhubungan dengan dia? Mungkinkah karena saya jomblo dan dia begitu mempesona saya? Saya berharap ini cuma perasaan saya sesaat. Mengapa saya selalu merasa tidak mampu? Misalnya, presentasi dikelas, padahal sebenarnya, saya bisa? Terima Kasih
Wasalamu’alaikum Wr. W
zuhriahxxx@xxxx.xxx
Jawab:
Tugasmu bukan menemuinya. Tugasmu mendoakan terus menerus setiap habis sholat, karena dengan doamu dan semua kebajikan dan ibadahmu, kakekmu di kuburan mendapat limpahan cahaya.
Seandainya Allah mempertemukan anda dengan kakek anda, lalu anda mau apa? Kalau pertemuan itu tidak membuat dirimu lebih dekat kepada Allah Ta’ala, berarti membuat anda sia-sia belaka. Jadilah cucu yang sholehah bagi kakekmu. Bukan menjadi orang ingin menemuinya.
Perasaan ingin mencintai suami orang itu wajar, alamiah, tetapi anda harus tegas pada diri sendiri. Jangan biarkan ada celah di hatimu untuk memberi ruang agar dia juga mencintaimu atau sebaliknya anda jangan berburu celah agar anda ada sudut hatinya.
Kalau ada wanita lain yang punya perasaan sama seperti anda pada suami anda kelak? Kadang seseorang banyak alibi, rasa cinta yang datang tiba-tiba anda anggap sebagai takdir yang mesti dilakoni dan harus terjadi. Padahal anda sedang di wilayah cobaan dan ujian. Nah, sekarang setiap perasaan pesona itu muncul cepat-cepat kembali kepada Allah dengan istighfar dan bertasbih. Jika masih ada cepat-cepat ambil wudhu, sholat dua rekaat dan baca tasbih sebanyak-banyaknya.



