Assalamu’alaikum Wr. Wb.
Pak kyai saya mau bertanya, apakah thariqah boleh diikuti oleh orang awam yang secara syariat belum sempurna (mengikuti thariqah sambil belajar syariat)? Apa saja syarat seseorang bila ingin ikut thariqah? Terima kasih.
Wassalamu’alaikum Wr. Wb
IMAMALAZHAR[ad]GMAIL.COM
Jawab
Awam dan bukan awam itu hanya istilah. Bisa saja kelihatannya ia awam, tetapi menurut Allah tergolong khos, atau sebaliknya. Justru dengan kondisi awam itulah seseorang lebih mulia dan llebih bagus berthoriqoh. Maka dengan berthoriqoh seseorang akan disiplin syariatnya. Jangan sampai masuk thoriqoh menunggu syariatnya sempurna, nanti sampai mati orang juga belum bisa sempurna syariatnya, akhirnya tidak menemukan hakikat dan ma’rifat. Rugi besar, bukan?
Orang berthoriqoh pun tidak boleh menyebut dirinya sebagai kelompok yang khos, kelompok yang berbeda, dan paling bagus. Perasaan seperti itu justru melempar dirinya ke jurang takjub diri yang hina, dan takabur.
Syarat berthoriqoh tentu niat yang tulus dan ikhlas menuju kepada Allah Ta’ala. Bukan berthoriqoh agar rizkinya banyak, karirnya meningkat, tidak punya problema kehidupan, bebas masalah, dan sebagainya. Itu semua salah. Berthoriqoh itu menuju Allah, bersama Allah, hanya bagi Allah swt semata. Bukan demi dunia, bahkan juga bukan demi akhirat.



