Assalamu’alaikum Wr. Wb
Bagaimana melatih istiqomah? Bagaiman cara memanfaatkan waktu dalam pandangan tasawuf?
Wasalamu’alaikum Wr. Wb
Muhammad Zulianto – zulianto***@yahoo.co.id
Jawab:
Istiqomah selalu dihambat oleh nafsu. Dan nafsu adalah musuh terbesar siapa pun. Karena itu agar bias istiqomah, nafsu harus dilawan, dan anda harus memaksa diri anda untuk istiqomah, tanpa syarat.
Janganlah berfikiran dalam beristiqomah agar dapat karomah. Karena Allah tidak memerintahkan mencari karomah, namun Allah swt memerintahkan istiqomah. Dan Istiqomah itu lebih utama dibanding seribu karomah, sehebat apa pun karomah itu.
Waktu itu jangan sampai terbuang sia-sia, karena anda akan mempertanggung-jawabkan waktu anda di depan Allah Ta’ala, kelak di akhirat. Justru diberi waktu yang terbatas di dunia ini oleh Allah, makanya waktu itu sendiri sangat-sangat mahal. Waktu hatimu adalah kebersamaanmu dengan Allah Ta’ala. Waktu pikiranmu adalah berkontemplasi (tafakkur) agar lebih dekat dengan Allah. Waktu lahiriyahmu adalah menjalankan perintah dan larangannya, menjalankan kebajikan-kebajikan yang berguna bagi sesama.



